Sebenarnya, ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab terjadinya gatal-gatal pada vagina. Umumnya, masalah gatal-gatal tersebut erat berkaitan dengan masalah higienitas. Sehingga, sangat disarankan bagi perempuan untuk selalu mencuci vagina setiap selesai buang air kecil, dan mengganti celana dalam minimal dua kali sehari.
Gangguan berupa gatal-gatal yang terjadi pada vagina biasanya disebabkan oleh adanya gangguan jamur dan reaksi alergi.
Sebenarnya, di dalam vagina terdapat bakteri-nbakteri baik yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan ph vagina. Namun, jika pertumbuhan bakteri terjadi berlebih, dan bakteri mulai mendominasi area vagina, maka gatal-gatal akan mulai terasa. Bahkan, kadang akan mengakibatkan bau tidak sedap dan sensasi seperti terbakar.
Nah, untuk cara menghilangkan gatal pada kemaluan ini, ada beberapa tips pintar yang bisa Anda lakukan, diantaranya:
1. Gunakan obat
Anda dapat menggunakan obat gel atau oral yang berkhasiat untuk menenangkan vagina.
2. Kurangi konsumsi gula
Selain menggunakan obat, bisa juga dengan mengurangi konsumsi atau asupan gula pada tubuh. Sebaiknya hindari makanan atau minuman manis. Pasalnya, minuman atau kue-kue manis justru akan mendukung pertumbuhan ragi dalam vagina.
3. Ganti celana dalam dan pilih bahan katun
Ya, wajib hukumnya bagi Anda untuk mengganti celana dalam minimal dua kali sehari. Selain itu, pilihlah celana dalam dengan bahan katun yang dapat menyerap keringat secara sempurna. Sehingga, kelembaban pada organ intim akan terjaga secara seimbang.
4. Cuci vagina setelah biang air kecil
Mencuci vagina saat setelah buang air kecil sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kebersihan vagina. Bisa juga untuk menjaga keseimbangan ph alami dalam vagina.
5. Hindari penggunaan parfum, sabun, dan lotion pada vaginaYa, perlu diketahui bahwa kemungkinan besar reaksi alergi dapat mengakibatkan gatal-gatal pada vagina. Maka, hindari lah penggunaan parfum dengan aroma kuat, lotion, atau sabun pada area vagina.
6. Hindari bahan polyster
Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa penggunaan bahan katun lebih disarankan daripada bahan lain. Seperti polyster, bahan yang satu ini kurang nyaman jika digunakan sebagai bahan celana dalam.

EmoticonEmoticon